Wednesday, September 14, 2022

Daur Ulang Limbah Styrofoam Untuk Dinding Rumah dan Bahan Batako


Daur Ulang Limbah Styrofoam , belakangan muncul sebagai alternatif dinding rumah yang biasanya memakai batako ataupun batu bata merah. Karena indonesia termasuk yang rawan gempa oleh karena  itu dinding dari styrofoam patut di perhitungan untuk rumah daerah gempa.


Selain itu,pertimbangan lain dengan alternatif daur ulang Limbah Styrofoam ini , dapat membantu keseimbangan lingkungan karena limbah sampah styrofoam bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat.


Expanded Polystyrene (EPS) atau sejenis styrofoam. Bagian luar bahan dilapis rangka galvanis dan zincalume . Panel yang berlapis ini berperan sebagai material alternatif pangganti bata atau beton. Fungsi panel juga dapat mereduksi temperatur bangunan.Bahan PU atau PIR ini dapat diuji dari density nya. Semakin tinggi kepadatan, semakin baik menjadi insulasi dan tahan api.


Berikut perbandingan Dinding Styrofoam dan Dinding Batako / Bata merah dari sisi biaya :


DINDING STYROFOAM


  1. Penghematan Waktu  :  2 kuli = 1hari 9m²
  2. Penghematan Beban  :  2 M² =15 Kg
  3. Penghematan Energi  :  Udara ruangan  sejuk dan kedap suara
  4. Penghematan Biaya    :  2 kuli = Rp. 80.000 1hari terpasang dinding Seluas 9 m². Harga 2m= Rp.67.000


DINDING BATA MERAH / BATAKO

  1. 1 tukang dan 1 kuli = 1hari 4 m²
  2. 2 m² = 36 Batako @ 10 kg = 360 Kg
  3. Udara ruang panas dan bising
  4. 1 tukang, 1kuli = Rp. 90.000; 1hari terpasang dinding Batako / Bata merah seluas 4m², Harga Batako 2m=Rp. 72.000


Fungsi Pemakaian Styrofoam Panel 

Styrofoam Panel adalah penyekat yang  dapat dipergunakan untuk :

  • Dinding Bangunan
  • Pelapis Lantai
  • Atap Bangunan
  • Artistik dalam ruangan 
Itulah cara Daur Ulang Limbah Styrofoam Untuk Dinding Rumah dan Bahan Batako, jika kamu sedang mencari bahan-bahan untuk bangunan kamu bisa mengunjungi Toko Besi Cianjur Anugerah Baja Shakti, kamu bisa memesan bahan bangunan dan perlengkapan besi, baja, dan masih banyak lagi, kamu bisa memesan secara online di toko ini.

Semoga Bermanfaat!

Saturday, April 16, 2022

8 PERIODE YANG BENAR UNTUK USG (ULTRASONOGRAFI) KETIKA HAMIL

 


Ada 8 periode yang benar untuk USG (ULTRASONOGRAFI) ketika hamil sesuai dengan kebutuhan ketika mengandung. Karena USG (ULTRASONOGRAFI) sendiri memiliki beberapa tujuan yang berbeda. 

Ada bebrapa jenis Ultrasonografi atau USG yang paling umum dilakukan selama melakukan tes kehamilan yaitu 2D, 3D, USG 4D, Transvaginal scans, Doppler imaging, dan Echocardiography janin. Jenis USG ini sebaiknya Bunda lakukan sesuai dengan kebutuhan saja.

Untuk Bunda yang kondisi kandungannya terbilang normal & sehat tidak dianjurkan untuk terlalu sering melakukan USG atau Bunda cukup melakukannya di periode-periode tertentu. Berikut 8 periode yang benar untuk USG ketika hamil



Pada awal kandungan

Pemeriksaan USG pada saat Bunda pertama kali datang ke dokter kandungan cukup diperlukan untuk dapat mengetahui lokasi kandungan atau janin, jumlah janin, serta bagaimana keadaan organ kela-min dalam, seperti bagaimana bentuk rahim & kedua indung telurnya. Usia kandungan Bunda juga akan sangat akurat jika ditentukan dengan pemeriksaan USG (ULTRASONOGRAFI) pada usia kandungan antara 8 hingga 13 minggu.

Usia kandungan 11 hingga 14 minggu

Tujuan pemeriksaan dengan USG (ULTRASONOGRAFI) di usia ini  adalah untuk dapat mengetahui apakah janin Bunda mengalami kelainan seperti down syndrome (DS), apakah ada kelainan di bagian kepalanya seperti hidrosefalus (kelainan karena zat cair yang terkumpul dalam rongga otak) & anencefalus (tidak memiliki otak), atau adanya kelainan pada perutnya (abdomen). Generasi terbaru dari alat USG merk tertentu bahkan sudah mempu mendeteksi kelainan yang terjadi pada janin di usia kandungan 9 minggu.

Usia kandungan 18 hingga 23 minggu

Tujuan pemeriksaan dengan mengunakan USG (ULTRASONOGRAFI) di usia ini adalah untuk melihat ada tidaknya kelainan cacat bawaan yang mayor & memastikan kelainan yang telah ditemukan pada saat pemeriksaan pertama. Pada usia kandungan memasuki trimester kedua ataupun ketiga kandungan ini, dokter kandungan biasanya akan menjelaskan tentang ukuran lingkar kepala dari janin, panjang lengan bagian atasnya, lingkar perutnya, panjang pahanya, berat badannya, umurnya dan juga dinding perut, letak plasentanya, gambaran serta fungsi tali pusatnya, jumlah dari air ke-tuban, posisi bayi,  yang semuanya berurutan secara sistematis.

Ketika mendekati persalinan

Pemeriksaan yang terakhir & dianjurkan untuk dilakukan adalah setelah mendekati persalinan, atau dengan kata lain pada kandungan yang lewat periode. Tujuan pemeriksaan ini antara lain untuk mengetahui tentang pertumbuhan janin, lokasi dari ari-arinya, persentasi (bagian terbawah) dari janin pada jalan lahirnya, jumlah air ketu-ban, serta ada atau tidaknya lilitan oleh tali pusat. 

Itu saja periode USG (ULTRASONOGRAFI) yang diperlukan Bunda hamil pada kandungan normal. Disamping itu ada beberapa jenis penyakit bayi yang bisa diketahui dengan pemeriksaan USG (ULTRASONOGRAFI) ini, tentu saja hal tersebut harus dengan rekomendasi dokter. Ini dia beberapa penyakit yang diketahui sesuai periode yang benar untuk  USG-nya:

Usia kandungan Minggu ke 11 hingga 14

USG (ULTRASONOGRAFI) di usia ini untuk mengukur ketebalan bagian dinding bagian belakang leher janin atau Nuchal Translucency), Fungsinya untuk mengetahui apakah terdapat cacat bawaan dan juga kelainan kromosom 21 (sindroma Down) dan kelainan kromosom 18 (Sindroma Edward).

Usia kandungan Minggu ke 18 hingga 24

USG (ULTRASONOGRAFI) usia ini untuk mengetahui kelainan organ janin dan juga pemeriksaan aliran darah dalam pembuluh darah Bunda yang menuju rahim. Fungsinya untuk memeriksakan apakah terdapat penyakit hidrosefalus, kista pada kepala, spina bifida dan juga kebocoran jantung.

Usia kandungan Minggu ke 21 hingga 24

USG (ULTRASONOGRAFI) untuk mengetahui apakah ada hambatan pada pertumbuhan janin.

Usia kandungan Minggu ke 32 hingga 34

USG (ULTRASONOGRAFI) usia ini untuk melihat apakah terdapat hambatan pada pertumbuhan janin dan juga mendeteksi ancaman persalinan prematur.

Untuk bunda yang berada di daerah Majalengka dan sekitarnya, jika ingin memeriksa kandungan bisa ke USG Majalengka, Praktik Dokter Triyoga Pramadana, Sp.OG.

Itulah 8 periode yang benar untuk USG (ULTRASONOGRAFI) ketika hamil. Pada saat melakukan USG (ULTRASONOGRAFI) pertama kali, mintalah rekomendasi pada dokter tentang kapan periode untuk melakukan USG (ULTRASONOGRAFI) selanjutnya, karena kondisi kandungan setiap Bunda berbeda-beda.